Parfum Visco Garden, Aroma Waktu yang Membiusku ke Masa Lalu
24 Jan 2023


Di Setiabudi, mari kita mengenang kembali peristiwa penting yang mengantarkanku ke segala musim. 



Hari itu hujan turun. Aku bergegas merapikan sepatu, tas hijau usang, dan beberapa lembar kertas harapan yang tak kunjung mendapat balasan. Pada aspal yang bergelutuk, di bawah pohon pinus, aku mempertanyakan takdirku; tentang kenyataan, mimpi, dan kabar dari ia yang akan kutemui sore hari.



"Aku sudah tiba," katanya berdering lewat ponselku. Perasaanku membuncah, berubah jadi rona merah di wajah. Ia yang telah lama menyelami lubuk hati ini, diam-diam telah berubah warna menjadi wujud rupa yang ingin kutemui dengan segera.



"Hai," sapaku. Ia mendekat, mempertanyakan kedatanganku ke kota yang sama-sama telah menjadi sejarah bagi perjalanan kami. Sesekali ia bertanya, mengapa baru hari itu kami berjumpa dan mengapa takdir membawa kita. Akupun menjawab, "Mungkin ada perjalanan lain yang akan kita tempuh setelah pertemuan ini".



Waktu berlalu, hujan pun berhenti. Di keheningan sudut kota, ia mengulurkan tangan, seraya berkata, "Maukah kamu berjalan berdampingan denganku, dengan segala sisi terang dan sisi gelap dari diriku yang hari ini kau temui?"



Hari ini adalah setahun yang lalu sejak pertanyaan itu lekas kujawab. Di hadapannya kukenakan parfum Visco Garden, aroma yang mengingatkanku pada masa lalu yang membuat kami bersatu.



Penulis: Rahma Nur

 :